Grup otomotif asal Prancis Renault dan merek performa tingginya Alpine membuat gebrakan besar menjelang pembukaan Paris Motor Show (Mondial de l'Auto) ke-90 dengan meluncurkan dua mobil konsep revolusioner: supercar eksperimental bertenaga hidrogen Alpenglow Hy6 serta mobil pamer listrik A390_β.

Peluncuran ini mempertegas strategi ganda Renault Group dalam dekarbonisasi, yang mengandalkan baterai listrik untuk mobil jalan raya massal sekaligus mengembangkan mesin pembakaran hidrogen murni untuk motorsport masa depan.

Alpenglow Hy6 Semburkan 740 Tenaga Kuda dari Mesin V6 Hidrogen

Pusat perhatian tertuju pada Alpenglow Hy6 yang dikembangkan divisi balap Viry-Châtillon. Supercar ini mengusung mesin 3.5 liter twin-turbo V6 yang dirancang khusus membakar bahan bakar hidrogen, memuntahkan tenaga fantastis 740 daya kuda dan torsi 770 Nm.

Menggunakan tiga tangki komposit karbon yang menampung 2,1 kilogram gas hidrogen bertekanan 700 bar, Alpenglow Hy6 mampu menembus kecepatan puncak 330 km/jam dengan hanya menghasilkan uap air dari knalpotnya.

“Masa depan Alpine menggabungkan inovasi tanpa emisi dengan sensasi berkendara murni, membuktikan bahwa hidrogen menghadirkan emosi berkendara luar biasa.” — Philippe Krief, Chief Executive Officer Alpine

A390_β Fastback Listrik Bawa DNA Sport Menuju Mobilitas Harian

Bersama supercar hidrogen tersebut, Alpine juga memperkenalkan A390_β, sebuah fastback sport listrik lima pintu dengan tiga motor penggerak dan active torque vectoring yang siap masuk lini produksi massal.

Kedua kendaraan inovatif ini akan dipamerkan langsung kepada publik di Paris Expo Porte de Versailles, menjadi bukti nyata keunggulan rekayasa otomotif Prancis.

Frequently Asked Questions

Mesin apa yang digunakan pada Alpine Alpenglow Hy6?

Mobil ini menggunakan mesin 3.5-liter twin-turbo V6 khusus pembakaran hidrogen bertenaga 740 tenaga kuda.

Kapan dan di mana publik dapat melihat mobil ini?

Keduanya akan dipamerkan secara terbuka di Paris Motor Show di Paris Expo Porte de Versailles.

Sources