Juara dunia bertahan MotoGP dua kali, Francesco Bagnaia, tampil tanpa cela pada hari Minggu untuk memenangi Grand Prix Jepang di Mobility Resort Motegi, menyapu bersih kemenangan di sesi sprint dan balapan utama.

Memulai balapan dari posisi kedua, pebalap tim pabrikan Ducati Lenovo langsung melesat memimpin di tikungan pertama dan sukses menjaga ritme dari kejaran Jorge Martin hingga unggul 1,189 detik di garis finis.

Ketenangan Penuh Taktik di Sirkuit Mobility Resort Motegi

Kemenangan ini merupakan yang kedelapan bagi Bagnaia pada musim 2024, menyejajarkannya dengan segelintir pebalap legendaris yang mampu meraih delapan kemenangan Grand Prix dalam satu musim balap.

Jorge Martin yang start dari posisi ke-11 akibat terjatuh di babak kualifikasi melakukan manuver luar biasa untuk finis di urutan kedua demi mempertahankan tampuk pimpinan klasemen.

“This weekend in Motegi was absolute perfection. We managed tire wear and braking stability from the opening corner, and closing the championship gap to ten points sets up an extraordinary title fight.” — Francesco Bagnaia, Ducati Lenovo Team Rider

Perebutan Gelar Juara Dunia Memanas Jelang Empat Seri Terakhir

Marc Marquez melengkapi dominasi Ducati dengan mengunci podium ketiga, berhasil menahan gempuran pebalap muda Pedro Acosta hingga lap terakhir.

Dengan selisih antara Martin dan Bagnaia kini tinggal menyisakan sepuluh poin saja di sisa empat seri balap, pertarungan perebutan mahkota juara dunia musim ini dipastikan kian sengit menuju Phillip Island.

Frequently Asked Questions

Siapakah pemenang Grand Prix MotoGP Jepang 2024?

Francesco Bagnaia memenangi balapan sprint pada Sabtu dan balapan utama pada Minggu di Motegi.

Berapa selisih poin di klasemen MotoGP setelah balapan Motegi?

Jorge Martin memimpin dengan 392 poin, unggul hanya sepuluh angka atas Bagnaia yang mengoleksi 382 poin.

Sources