Hakim Distrik Amerika Serikat James Donato pada hari Senin mengeluarkan perintah permanen yang mewajibkan Google merombak total praktik bisnis toko aplikasi Google Play di perangkat Android.

Putusan pengadilan ini menyusul kemenangan Epic Games dalam persidangan antimonopoli pada akhir 2023, di mana juri menyatakan Google bersalah menjalankan monopoli ilegal dalam distribusi aplikasi dan sistem pembayaran.

Membongkar Monopoli Distribusi Aplikasi Android Google

Mulai November 2024 dan berlaku selama tiga tahun ke depan, Google dilarang membayar produsen ponsel untuk memasang Google Play secara eksklusif serta wajib mendistribusikan toko aplikasi rival.

Selain itu, pengadilan melarang Google memaksa pengembang menggunakan Google Play Billing, memungkinkan kreator mengarahkan konsumen ke sistem pembayaran eksternal yang lebih murah.

“Google must dismantle the anticompetitive barriers it erected around Android app distribution, enabling genuine choice and competition for developers and consumers alike.” — James Donato, U.S. District Judge

Perintah Tiga Tahun Mewajibkan Ekosistem Terbuka

Google menyatakan akan segera mengajukan banding, beralasan bahwa putusan tersebut dapat membahayakan keamanan data dan privasi pengguna ponsel di seluruh dunia.

Sebaliknya, CEO Epic Games Tim Sweeney menyambut putusan ini sebagai kemenangan besar yang membuka persaingan sehat bagi para pengembang aplikasi independen.

Frequently Asked Questions

Apa dampak putusan pengadilan bagi Google Play Store?

Google wajib menghadirkan toko aplikasi pesaing dan menghapus kewajiban pembayaran melalui sistem miliknya.

Berapa lama perintah pembukaan toko aplikasi ini berlaku?

Perintah pengadilan berlaku selama tiga tahun, mulai November 2024 hingga November 2027.

Sources