Raksasa niaga elektronik Amazon resmi meluncurkan asisten belanja percakapan berbasis kecerdasan buatan generatif, Rufus, dalam versi beta bagi pengguna aplikasi seluler di Inggris, Jerman, dan Prancis. Ekspansi ini menjadi langkah internasional terbesar perusahaan dalam menghadirkan AI interaktif bagi konsumen.
Dilatih menggunakan katalog jutaan produk Amazon, ulasan komunitas pembeli, dan informasi belanja di internet, Rufus mampu menjawab berbagai pertanyaan umum maupun perbandingan teknis antar-produk rumah tangga dan gawai.
Pencarian Percakapan Berbasis Data Ritel Raksasa
Tersemat langsung pada bagian bawah aplikasi, asisten cerdas ini mampu menyimpulkan sentimen ulasan pembeli dan memberikan rekomendasi belanja yang sesuai dengan konteks kebutuhan konsumen.
Pakar industri ritel menilai bahwa format percakapan seperti ini menandai era baru dalam belanja daring, mengubah bilah pencarian konvensional menjadi interaksi konsultasi belanja interaktif.
“Rufus is designed to make shopping seamless and informative, trained on our extensive product catalog and customer community knowledge.” — Vishal Sharma, Vice President General Artificial Intelligence di Amazon
Transformasi Belanja Online Sesuai Regulasi Eropa
Untuk mematuhi aturan privasi ketat Uni Eropa, Amazon memastikan bahwa riwayat percakapan pengguna diproses dengan standar keamanan tinggi dan tidak digunakan untuk pelacakan iklan pihak ketiga.
Amazon berencana memperluas kehadiran Rufus ke Spanyol, Italia, dan negara lainnya dalam beberapa bulan ke depan menjelang musim belanja akhir tahun.
Frequently Asked Questions
Apa itu asisten belanja Amazon Rufus?
Rufus adalah asisten AI generatif pada aplikasi Amazon yang membantu konsumen membandingkan dan memilih produk belanja.
Di mana pengguna dapat mencoba asisten Rufus saat ini?
Versi beta telah aktif untuk pengguna aplikasi seluler Amazon di Inggris, Jerman, dan Prancis.





Comments (0)
Log in to join the discussion.