Lebih dari satu juta penonton memadati kedua sisi bantaran Sungai Han pada Sabtu malam untuk menyaksikan Festival Kembang Api Internasional Seoul 2024, mengubah cakrawala ibu kota Korea Selatan menjadi kanvas cahaya yang spektakuler.

Diselenggarakan bersama oleh Pemerintah Metropolitan Seoul dan Hanwha Group dengan mengusung tema 'Light Up Your Dream', perhelatan musim gugur ini menarik antusiasme keluarga, turis asing, dan fotografer yang telah memadati Taman Hangang Yeouido sejak pagi hari.

Koreografi Cahaya dan Musik Kelas Dunia Hipnotis Jutaan Warga

Pentas kembang api dibuka oleh penampilan memukau tim Amerika Serikat, disusul koreografi artistik khas para ahli piroteknik Jepang, sebelum ditutup secara megah oleh tim tuan rumah Hanwha yang diiringi lantunan musik orkestra.

Puluhan ribu selongsong kembang api ditembakkan dari tongkang terapung di antara Jembatan Mapo dan Wonhyo, berpadu harmonis dengan pertunjukan drone piroteknik dan sorotan laser mutakhir yang memantul indah di atas air.

“Festival Kembang Api Internasional Seoul menerangi langit musim gugur kita dengan pesan harapan dan kegembiraan, menyatukan warga dan pengunjung mancanegara dalam perayaan cahaya yang tak terlupakan.” — Pemerintah Metropolitan Seoul, Pernyataan Resmi

Manajemen Kerumunan dan Rekayasa Transportasi Berjalan Tertib

Guna mengantisipasi kepadatan massa dan memastikan keamanan publik, otoritas kota Seoul menyiagakan lebih dari 6.000 personel gabungan dari kepolisian, pemadam kebakaran, serta relawan, didukung penambahan armada kereta dan bus.

Setelah pertunjukan megah berlangsung selama lebih dari satu jam, jutaan penonton membubarkan diri secara tertib dan disiplin, mempertegas reputasi Seoul sebagai destinasi wisata budaya kelas dunia yang aman.

Frequently Asked Questions

Apa tema utama Festival Kembang Api Seoul 2024?

Festival tahun ini mengusung tema 'Light Up Your Dream', yang merefleksikan pesan harapan dan kreativitas.

Negara mana saja yang tampil dalam festival kembang api ini?

Tiga tim kelas dunia yang tampil mempersembahkan atraksinya berasal dari Korea Selatan, Amerika Serikat, dan Jepang.

Sources