Satu hari setelah meraih kemenangan dramatis pada putaran kedua pemilihan presiden Partai Demokrat Liberal (LDP) yang berkuasa, calon Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba bergerak cepat pada hari Sabtu di kantor pusat LDP di Tokyo untuk menyusun jajaran kepemimpinan partai dan kabinet barunya. Menjelang sidang luar biasa Parlemen Nasional (Diet) pada Selasa, 1 Oktober, untuk secara resmi memilih mantan menteri pertahanan berusia 67 tahun itu sebagai perdana menteri ke-102 Jepang, Ishiba berfokus merangkul faksi-faksi internal dan menyiapkan koalisi menuju pemilu sela musim gugur.
Untuk memperkuat tata kelola partai dan negosiasi legislatif, Ishiba memilih politisi senior berusia 79 tahun Hiroshi Moriyama sebagai Sekretaris Jenderal LDP. Mantan Perdana Menteri Yoshihide Suga, yang mendukung Ishiba pada putaran kedua hari Jumat, ditunjuk sebagai Wakil Presiden LDP, sementara mantan Menteri Pertahanan Itsunori Onodera dipercaya memimpin Dewan Riset Kebijakan dan Shinjiro Koizumi memimpin Komite Strategi Pemilu.
Penunjukan Kunci untuk Kursi Keuangan, Pertahanan, dan Diplomasi
Dalam menyusun kabinetnya, Ishiba mengutamakan pengalaman administratif yang matang di bidang ekonomi dan keamanan nasional. Mantan Kepala Sekretaris Kabinet Katsunobu Kato diproyeksikan menjabat Menteri Keuangan dengan tugas mengawal bantuan inflasi rumah tangga serta program revitalisasi daerah. Pejabat petahana Kepala Sekretaris Kabinet Yoshimasa Hayashi akan dipertahankan guna menjaga kesinambungan koordinasi pemerintahan.
Mencerminkan fokus panjang Ishiba pada kebijakan pertahanan dan penangkalan kawasan, mantan Menteri Pertahanan Gen Nakatani ditunjuk kembali memimpin Kementerian Pertahanan, sedangkan Takeshi Iwaya, sekutu dekat yang memimpin tim kampanye Ishiba, disiapkan menjadi Menteri Luar Negeri. Yoji Muto dijadwalkan memimpin Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri (METI).
“Untuk menjalankan reformasi berani dan merevitalisasi daerah-daerah di Jepang, pemerintahan baru kami harus menyatukan partai dan meminta mandat baru yang transparan dari rakyat Jepang sesegera mungkin.” — Shigeru Ishiba, Presiden Partai Demokrat Liberal Jepang
Reformasi Politik, Revitalisasi Daerah, dan Pembubaran Parlemen Lebih Awal
Nama yang belum masuk dalam jajaran puncak partai maupun kabinet adalah Menteri Keamanan Ekonomi Sanae Takaichi, yang dikalahkan Ishiba dengan skor 215 lawan 194 pada putaran kedua hari Jumat. Menurut pejabat partai, Takaichi menolak tawaran untuk memimpin Dewan Umum LDP, menyoroti tantangan Ishiba dalam menjaga soliditas sayap konservatif sembari memulihkan kepercayaan publik pascaskandal dana politik yang membuat Fumio Kishida mundur.
Berbicara bersama pemimpin baru mitra koalisi Komeito, Keiichi Ishii, pada hari Sabtu, Ishiba mengindikasikan bahwa setelah menyampaikan pidato kebijakan di parlemen dan menjalani sesi tanya jawab dengan pemimpin oposisi, ia berniat membubarkan Majelis Rendah untuk menggelar pemilihan umum sela paling cepat akhir Oktober.
Frequently Asked Questions
Siapa saja tokoh yang dipilih Shigeru Ishiba untuk posisi kunci di Kabinet baru Jepang dan kepemimpinan LDP?
Shigeru Ishiba menunjuk Hiroshi Moriyama sebagai Sekretaris Jenderal LDP, Yoshihide Suga sebagai Wakil Presiden LDP, Katsunobu Kato sebagai Menteri Keuangan, Yoshimasa Hayashi sebagai Kepala Sekretaris Kabinet, Gen Nakatani sebagai Menteri Pertahanan, dan Takeshi Iwaya sebagai Menteri Luar Negeri.
Kapan Shigeru Ishiba akan disahkan secara resmi sebagai Perdana Menteri Jepang?
Parlemen Nasional (Diet) dijadwalkan bersidang pada Selasa, 1 Oktober, untuk memilih Shigeru Ishiba secara resmi sebagai Perdana Menteri, diikuti upacara pelantikan di Istana Kekaisaran.




Comments (0)
Log in to join the discussion.