Parlemen Eropa pada Kamis secara resmi mengakui tokoh oposisi yang kini berada di pengasingan, Edmundo González Urrutia, sebagai presiden Venezuela yang sah dan terpilih secara demokratis.
Bertempat di Strasbourg, anggota parlemen menyetujui resolusi tersebut dengan 309 suara mendukung berbanding 201 menolak, serta mengakui María Corina Machado sebagai pemimpin kekuatan pro-demokrasi.
Mayoritas Mutlak di Ruang Sidang Strasbourg
Parlemen menolak keras hasil yang diumumkan Dewan Pemilihan Nasional Venezuela karena menolak merilis bukti lembar suara resmi pemilu 28 Juli.
González yang berusia 75 tahun saat ini mengungsi di Spanyol setelah otoritas peradilan Caracas menerbitkan surat perintah penangkapannya.
“Parlemen Eropa menyampaikan pesan tegas: mandat rakyat Venezuela yang disuarakan di bilik suara harus dihormati seutuhnya.”
Desakan Sanksi Tegas dan Tindakan Pengadilan Internasional
Resolusi menyerukan kepada seluruh 27 negara anggota Uni Eropa untuk mengerahkan tekanan diplomatik agar pelantikan González dapat terlaksana pada 10 Januari 2025.
Teks tersebut juga meminta Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan bagi Nicolás Maduro atas dugaan kejahatan kemanusiaan.




Comments (0)
Log in to join the discussion.