Pasar saham Tiongkok daratan mencatatkan euforia transaksi yang belum pernah terjadi sebelumnya pada hari Selasa saat perdagangan dibuka kembali setelah libur sepekan Golden Week, dengan nilai transaksi menembus 3,45 triliun yuan.

Indeks patokan CSI 300 sempat melonjak hingga 10,8 persen di awal perdagangan di bursa Shanghai dan Shenzhen, memicu lonjakan trafik luar biasa pada aplikasi broker ritel di seluruh penjuru negeri.

Gelombang Transaksi Historis Padati Bursa Shanghai dan Shenzhen

Sentimen positif didorong oleh pelonggaran kebijakan moneter agresif dari People's Bank of China pada akhir September, yang memangkas suku bunga acuan dan menyuntikkan likuiditas ke pasar saham.

Dalam konferensi pers yang dinanti-nantikan, Kepala NDRC Zheng Shanjie mengumumkan percepatan alokasi anggaran belanja modal senilai 200 miliar yuan dari rencana tahun 2025 ke tahun berjalan ini.

“We are fully confident in achieving our full-year economic and social development targets through coordinated policy implementation and frontloading capital expenditures.” — Zheng Shanjie, Chairman of the National Development and Reform Commission

Perencana Ekonomi Mempercepat Eksekusi Anggaran Belanja

Meskipun aksi ambil untung mempersempit kenaikan menjadi 4,6 persen bagi Indeks Komposit Shanghai pada penutupan, perputaran dana harian melampaui rekor sebelumnya sebesar 2,6 triliun yuan.

Para manajer investasi global kini menantikan rincian penerbitan obligasi negara dari Kementerian Keuangan untuk menopang permodalan perbankan dan mendorong konsumsi domestik.

Frequently Asked Questions

Apa pemicu utama rekor volume perdagangan saham di Tiongkok?

Kebijakan pemangkasan suku bunga, pelonggaran uang muka KPR, serta dana likuiditas dari bank sentral.

Apa rencana investasi yang disampaikan oleh NDRC?

NDRC mempercepat penyaluran belanja proyek strategis senilai 200 miliar yuan ke tahun ini.

Sources