Dalam sidang istimewa parlemen (Diet) di Tokyo pada hari Selasa, Shigeru Ishiba secara resmi dikonfirmasi sebagai Perdana Menteri ke-102 Jepang. Mantan menteri pertahanan berusia 67 tahun itu meraih kemenangan mutlak di kedua kamar parlemen, mengamankan 291 dari 461 suara di Majelis Rendah yang berkuasa.
Ishiba segera melangkah ke Kantor Perdana Menteri untuk memulai masa kepemimpinannya, menggantikan Fumio Kishida yang mengundurkan diri setelah tiga tahun menjabat di tengah isu pendanaan partai. Upacara pelantikan resmi kemudian berlangsung di Istana Kekaisaran Tokyo di hadapan Kaisar Naruhito.
Pengukuhan Parlemen dan Pembentukan Susunan Kabinet Baru
Pemimpin baru tersebut mengumumkan susunan kabinet berkekuatan 20 menteri yang memadukan keahlian teknokratis dan keseimbangan internal partai. Katsunobu Kato dipercaya memegang portofolio Menteri Keuangan, sementara Takeshi Iwaya menjabat Menteri Luar Negeri dan Gen Nakatani kembali memimpin Kementerian Pertahanan.
Dalam platform domestiknya, Ishiba menempatkan revitalisasi prefektur pedesaan sebagai target utama guna mengatasi penurunan angka kelahiran dan konsentrasi penduduk di Tokyo. Ia juga mengusulkan pembentukan kementerian khusus penanggulangan bencana alam serta penguatan pencegahan konflik regional.
“I will approach governance with honesty, bravery, and sincerity, revitalizing our regional economies and ensuring peace and deterrence in an increasingly volatile security environment.” — Shigeru Ishiba, Perdana Menteri Jepang
Revitalisasi Pedesaan, Ketahanan Keamanan, dan Pemilu Sela
Guna mengukuhkan mandat politiknya sebelum membahas rancangan anggaran nasional, Perdana Menteri Ishiba mengumumkan rencana pembubaran Majelis Rendah pada 9 Oktober dan penetapan pemilu kilat pada 27 Oktober mendatang.
Partai-partai oposisi mengkritik penetapan jadwal pemilu yang mendadak tersebut, berpendapat bahwa langkah itu mempersempit ruang debat mengenai penanganan lonjakan inflasi. Meski demikian, bursa saham Tokyo merespons pembentukan kabinet baru dengan stabil seiring komitmen Ishiba terhadap peningkatan upah buruh.
Frequently Asked Questions
Berapa banyak suara yang diraih Shigeru Ishiba di Majelis Rendah?
Shigeru Ishiba memperoleh 291 suara dari total 461 suara sah di Majelis Rendah Jepang.
Kapan pemilu parlemen sela Jepang akan diselenggarakan?
Perdana Menteri Ishiba menetapkan tanggal pemilu kilat pada 27 Oktober 2024.





Comments (0)
Log in to join the discussion.