Kapten kriket India Rohit Sharma membuat keputusan taktis mengejutkan pada Jumat pagi dengan memenangkan undian koin dan memilih melempar terlebih dahulu di bawah langit Kanpur yang mendung dan lembap. Bertanding pada Hari 1 laga Test kedua melawan Bangladesh di Stadion Green Park, barisan pelempar cepat India menekan tim tamu hingga hanya mengumpulkan 107 run untuk 3 wicket sebelum hujan deras menghentikan laga.

Keputusan memilih posisi lapangan lebih dulu ini menjadi kali pertama bagi India di kandang sendiri dalam kurun hampir satu dekade. Jasprit Bumrah dan Mohammed Siraj langsung melancarkan gempuran terukur sejak menit awal guna memanfaatkan kelembapan rumput lapangan.

Lemparan Cepat Akash Deep Goyang Lini Atas Pemukul Bangladesh

Namun, bintang muda Akash Deep-lah yang menjadi pemecah kebuntuan. Masuk sebagai pelempar pengganti pada over kesembilan, ia langsung menyingkirkan Zakir Hasan lewat tangkapan apik Yashasvi Jaiswal. Menjelang istirahat makan siang, lemparannya sukses menjebak Shadman Islam untuk memastikan keunggulan India.

Memasuki sesi siang, giliran master spin Ravichandran Ashwin yang mencatatkan namanya di papan skor dengan mendepak kapten Bangladesh Najmul Hossain Shanto pada angka 31 run. Ini merupakan raihan wicket ke-523 bagi Ashwin sepanjang karier Test internasionalnya.

“With the moisture on the pitch and overhead conditions, we wanted to take advantage with our fast bowlers early on. It's about executing our disciplines regardless of weather delays.”

Mominul Haque Beri Perlawanan Alot Sebelum Lapangan Diterjang Hujan

Di tengah gempuran India, pemukul kidal Bangladesh Mominul Haque tampil sangat tenang. Ia sukses membukukan 40 run tanpa tereliminasi dari 80 bola yang dihadapinya, berduet dengan Mushfiqur Rahim untuk menyelamatkan tim dari kehancuran total.

Wasit pertandingan resmi menyudahi laga pada pukul 15.00 waktu setempat akibat genangan air yang mulai membanjiri pelindung lapangan. Mengantongi keunggulan 1-0 seusai kemenangan telak di Chennai, armada Rohit bertekad menuntaskan sisa pemukul Bangladesh begitu cuaca membaik pada Hari 2.

Sources