Menutup pertemuan kebijakan moneter dua hari di Tokyo, dewan Bank of Japan memutuskan secara bulat untuk mempertahankan suku bunga acuan pinjaman antarbank di level sekitar 0,25%.
Gubernur Kazuo Ueda menunjukkan sikap sangat berhati-hati dalam konferensi pers, menandakan bahwa bank sentral tidak terburu-buru melanjutkan kenaikan suku bunga setelah gejolak pasar Agustus lalu.
Keputusan Bulat Menunda Pengetatan Moneter
Sikap menunggu ini menunjukkan divergensi tajam dengan bank sentral Barat, di mana Federal Reserve AS baru saja memangkas suku bunga sebesar 50 basis poin.
Meskipun inflasi inti Jepang tercatat 2,8% pada Agustus, konsumsi domestik masih dinilai rentan dan membutuhkan dukungan stabilitas moneter.
“Pergerakan pasar akhir-akhir ini sangat bergejolak. Kami memiliki cukup waktu untuk menilai situasi sebelum mengambil langkah selanjutnya.”
Dinamika Yen dan Perbedaan Arah Kebijakan Global
Indeks saham Nikkei 225 merespons positif dengan kenaikan 1,5%, sementara nilai tukar yen relatif stabil di sekitar 142 per dolar.
Pelaku pasar kini memperkirakan kenaikan suku bunga lanjutan baru akan dipertimbangkan pada Desember atau awal 2027.




Comments (0)
Log in to join the discussion.